Rabu, 20 Mei 2026—Lembaga Ilmu Hayati, Teknik, dan Rekayasa (LIHTR) menyelenggarakan workshop bertajuk “Zoom Into the Nano World”. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wadah pengenalan dan pengembangan wawasan mengenai teknologi karakterisasi material menggunakan Instrumen Scanning Electron Microscopy (SEM).
Acara dibuka oleh Sekretaris LIHTR, Prof. Dr. Eduardus Bimo Aksono Herupradoto, drh., M.Kes. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya penguasaan teknologi instrumentasi modern, khususnya SEM, dalam mendukung perkembangan riset di bidang sains, teknologi, dan rekayasa.
Rangkaian kegiatan workshop meliputi penyampaian materi, hands-on session, sharing session, serta lab tour. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga pengalaman praktik langsung dalam pengoperasian SEM dan pengenalan fasilitas laboratorium di LIHTR, Universitas Airlangga.
Workshop menghadirkan dua pemateri yang berkompeten di bidangnya. Materi pertama disampaikan oleh Andi Hamim Zaidan, M.Si., Ph.D—dosen fisika Fakultas Sains dan Teknologi sekaligus Ketua LIHTR—mengenai penggunaan dan pengenalan Scanning Electron Microscope tipe Phenom G6. Peserta mendapatkan pemahaman terkait teori dasar, fungsi, fitur, serta aplikasi SEM dalam berbagai bidang penelitian.
Selanjutnya, Dr. Raden Joko Kuncoroningrat Susilo, S.Si., M.Si—dosen rekayasa nanoteknologi Fakultas Teknologi Maju dan Multidispin sekaligus coordinator Riset, Pengembangan Inovasi dan Community Development LIHTR—menyampaikan materi mengenai prinsip dasar SEM, komponen instrumen, serta teknik preparasi sampel non-konduktif pada analisis Scanning Electron Microscopy (SEM). Materi ini memberikan wawasan teknis yang mendalam bagi peserta dalam mempersiapkan sampel agar memperoleh hasil karakterisasi yang optimal.
Workshop diikuti oleh 16 peserta yang berasal dari berbagai instansi. Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung, baik saat sesi pemaparan materi maupun diskusi interaktif bersama para pemateri. Peserta sangat aktif dalam diskusi terkait hasil yang telah dipraktekan. Seorang peserta, Rifqi Yassirul Haqqi, menceritakan kesannya yang merasa tercerahkan setelah mengikuti jalannya workshop. Ia merasa menemukan ilmu baru dan jawaban dari permasalahan yang ia hadapi selama menjadi operator instrument SEM di instansinya. Workshop ditutup dengan foto Bersama serta pemberian umpan balik dari peserta terkait kegiatan yang telah berlangsung.







